Tuesday, April 24, 2012

Antara Pembilang dan Penyebut

Yang Pertama : Antara A dan B
A adalah Pembilang
B adalah Penyebut
A dibagi dengan B hasilnya adalah E

Yang kedua adalah C dan D
C adalah pembilang
D adalah penyebut
C dibagi dengan D hasilnya adalah F

Kemudian antara C dan E dibandingkan, padahal B dan D adalah penyebut dengan nilai yang berbeda. (bukan bobot tertentu, misalnya dengan membuat suatu bobot, bahwa G adalah rata-rata dari E dan F, sehingga antara nilai A dibagi dengan G adalah I dan nilai C dibagi dengan G adalah J
Antara I dan J dapat dibandingkan.





Friday, February 17, 2012

Lebih Condong Ke Benchmarking

Kalau soal benchmarking...kriteria yang saya lakukan adalah tetap berpegang pada bentuk suatu dimensi yaitu "segitiga sama sisi".
Segitiga sama sisi memiliki "panjang sisi yang sama panjang dan sudut yang sama besar".
Secara bentuk merupakan bentuk yang kuat meski dalam ilmu arsitektur atau ilmu teknik sipil, bentuk dimensi bangunan dengan bentuk tersebut aneh atau bahkan tidak ada.
Namun dalam formula jarak atau formula data...1 pembanding tidak dapat dijadikan acuan.
Yang dapat dijadikan acuan adalah dengan data yang lain, yaitu dengan "jarak antara". kalau angka 2 jarak antaranya adalah 1 dan 3 sehingga angka 2 ada di tengah-tengah...(formulasi sederhana sekali).
Tapi implementasinya "woo....jangan ditanya" ampuh.....lho.

Circle Fraud

Dengan sederhana dalam Triangle Fraud saya lakukan pemilahan kriteria. Kemudian dalam pemilahan tersebut saya lakukan urutan pemilahan yang hasilnya adalah :
1. antara kriteria (1) dan (2) saya gabung atau kriteria (2) dan (3) itu saya jadikan kriteria 4.
2. Lalu untuk kriteria 5 merupakan gabungan dari kriteria (1), (2) dan (3). 

Itulah yang akan menjadi rumusan “Circle Fraud” atau “Lingkaran Fraud”.
Dimensi

Wednesday, February 08, 2012

Fraud Triangel (Segitiga Fraud):
Ada 3 hal falam teori tersebut :
1. Karena pressure (tekanan atau motif) - karena kebutuhan keuangan yang sangat
    mendesak, adanya keinginan yang tidak atau belum terpuaskan, adanya ketidakpuasan
    terhadap organisasi/perusahaan/manajemen, serta adanya tekanan dari pihak lain atau atasan
    pelaku fraud.
2. opportunity (kesempatan)- Lemahnya pengendalian internal dalam sebuah organisasi
    membuka peluang melakukan fraud
3. rationalization (pembenaran)-pelaku fraud merasa bahkan meyakini bahwa tindakannya
    bukan merupakan fraud.

mau aku kembangin lagi ah menjadi Teori Cirlce Fraud (Lingkaran Fraud...:)

Monday, January 16, 2012

Saya sudah bayar pajak?. Bagaimanakah anda? Begitu Bapak Anggito Abimanyu menulis di halaman websitenya. Klik aja di sini . Bapak Anggito Abimanyu telah melaksanakan kewajibannya terkait dengan pajak.

Untuk kinerja individu : lintasannya harus berimbang

Untuk kinerja individu : lintasannya harus berimbang. Jangan berat sebelah. Kalau tidak adil dan pilih-pilih...ya sudahlah itu jelas ketidak...