:::Catatannya The Echo:::

Monday, August 11, 2025

Normalisasi dan Bobot

Hitungan Bobot dan Nilai berbobot secara manual dari data 20 pegawai
Langkah Perhitungan:
1.  Menentukan Bobot
  • Misal bobot diambil secara proporsional dari total target semua pegawai (bisa juga dari kriteria lain). 
  •  Rumus : Bobot=Target Pegawai/Total Target Semua Pegawai\
  •  Nilai Berbobot=Normalisasi×Bobot
  • Total bobot akan = 1,000000.
2.  Menghitung Nilai Berbobot :  Rumus: Normalisasi = Aktual ÷ Target.

Pegawai

Target

Aktual

Normalisasi

Bobot (6 desimal)

Nilai Berbobot (6 desimal)

P1

223

160

0.717040

0.058906

0.042231

P2

123

100

0.813008

0.045603

0.037025

P3

184

194

1.054348

0.062151

0.065460

P4

152

141

0.927632

0.055317

0.051283

P5

281

263

0.935946

0.050673

0.047445

P6

248

233

0.939516

0.060170

0.056560

P7

136

123

0.904412

0.067973

0.061470

P8

239

215

0.899580

0.046960

0.042264

P9

226

249

1.101770

0.058082

0.064027

P10

101

84

0.831683

0.050059

0.041649

P11

90

80

0.888889

0.052041

0.046254

P12

221

236

1.067873

0.065291

0.069643

P13

128

107

0.835938

0.043003

0.035942

P14

176

187

1.062500

0.067217

0.071440

P15

110

95

0.863636

0.043849

0.037873

P16

188

207

1.101064

0.063221

0.069183

P17

160

153

0.956250

0.048938

0.046755

P18

276

244

0.884058

0.048106

0.042512

P19

142

115

0.809859

0.055623

0.045052

P20

174

162

0.931034

0.055457

0.051637


3. Kontribusi (%) dan contoh 2 hitungan manual 
Tabel dengan Kontribusi (%)

Pegawai

Target

Aktual

Normalisasi

Bobot (6 desimal)

Nilai Berbobot (6 desimal)

Kontribusi (%)

P1

223

160

0.717040

0.058906

0.042231

4.22%

P2

123

100

0.813008

0.045603

0.037025

3.70%

P3

184

194

1.054348

0.062151

0.065460

6.55%

P4

152

141

0.927632

0.055317

0.051283

5.13%

P5

281

263

0.935946

0.050673

0.047445

4.74%

...

...

...

...

...

...

...

P20

174

162

0.931034

0.055457

0.051637

5.16%

Kontribusi (%) = Nilai Berbobot × 100
Contoh Hitungan Manual
Kita ambil P1 dan P3:
Data P1  
1.            Normalisasi :  160/223=0.717040
2.            Bobot :  Total target semua pegawai = 3783 adalah 223/3783=0.058906
3.            Nilai Berbobot : 0.71/7040×0.058906=0.042231
4.            Kontribusi (%) : 0.042231×100=4.22%
Data P3 
1.            Normalisasi = 194/184=1.054348
2.            Bobot = 184/3783=0.062151
3.            Nilai Berbobot = 1.054348×0.062151=0.065460
4.            Kontribusi (%) = 0.065460×100=6.55%
 

Saturday, August 09, 2025

Friday, August 08, 2025

Metode Range : Analisis : Cara Sederhana Menilai Kesehatan Keuangan Industri dan Perdagangan


Metode Range: Cara Sederhana Menilai Kesehatan Keuangan Industri dan Perdagangan

Kunci : 1 produk bisa sama NPM nya namun 1 unsur biaya pembeda maka beda NPM nya apalagi 2 produk.
Catatan : auditor dalam pengertian peneliti atau pemeriksa atau auditor pada umumnya. Pengertian auditor untuk akomodir istilah di buku sumber karena jabatan dan fungsi dapat berbeda.

Oleh: Eko Susilo, S.T., M.A.P.
Email: eko.susilo@gmail.com


Pendahuluan

Garis Atas (Rentang Ideal)Menunjukkan rentang NPM yang dianggap wajar, yaitu dari 6% hingga 8%. Ini adalah acuan utama dalam analisis.  

Tiga Kolom Analisis:  

  1. Kolom Kiri (NPM < 6%): Jika hasil NPM berada di bawah batas wajar (misalnya 5.9%), ini akan memicu "Notifikasi" dan memerlukan penyelidikan lebih lanjut.
  2. Kolom Tengah (NPM 6% - 8%): Jika hasil NPM berada di dalam rentang yang ditentukan, dianggap "Diterima (Wajar)". Contohnya adalah 6.7% atau 7.5%.
  3. Kolom Kanan (NPM > 8%): Jika hasil NPM berada di atas batas wajar (misalnya 8.5%), ini tidak langsung dianggap kecurangan. Hasil ini akan dicatat sebagai "Diterima ", artinya persentase tinggi tersebut bisa diterima setelah diuji kewajarannya.

Penerapan bisa terletak pada posisi apapun, existensi tidak terkecuali bukan auditor (Pemeriksa) pun dapat diterapkan. Analis Pajak dan posisi apapun terkait teknis perpajakan. Ini merupakan cluster dari penggunaan analisa dengan Metode Range.
Mudahnya begini :
Analisa NPM dari suatu entitas dalam Lapkeu adalah 7%.  RANGENYA 6% S.D 8%.
Kalau ada entitas dengan margin error 1 % maka angka 6.7% s.d 6.9 % , diterima, 
Batas atas 8%.
Maka jika berada di batas atas, tidak diuji pada fraudnya tapi kewajaran anomalinya pada bagian ketidakwajaran lainnya artinya persentase diatas 8% dapat diterima.
Jika 5.9 % atau 5.8% maka udah jelas masuk ke "notifikasi".
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Banyak pelaku usaha di sektor industri maupun perdagangan di Indonesia telah mampu menyusun laporan keuangan. Namun, pertanyaan yang sering kali belum terjawab adalah: apakah keuangan usaha mereka benar-benar sehat?.  Di sinilah analisis rasio keuangan dengan metode range hadir sebagai solusi. Meski sederhana, metode ini digunakan oleh auditor, analis, dan lembaga keuangan di seluruh dunia, serta diakui dalam standar audit internasional ISA 520 (Analytical Procedures) (IAASB, 2018, p. 574).


Landasan Teori : 

Analisis rasio keuangan adalah metode untuk menilai kinerja keuangan dengan membandingkan elemen-elemen laporan keuangan agar menghasilkan indikator yang bermakna (Kieso, Weygandt, & Warfield, 2020, p. 224).  

Metode range adalah penerapan analisis rasio dengan pendekatan batas atas dan bawah yang dianggap wajar atau sehat menurut praktik industri atau perdagangan. Konsep ini berakar dari benchmarking—membandingkan hasil usaha dengan standar industri yang bertujuan:

  1. Mengukur kesehatan keuangan secara objektif.

  2. Mengidentifikasi potensi risiko seperti likuiditas rendah, leverage berlebih, atau margin keuntungan tidak normal.

  3. Memberikan peringatan dini sebelum masalah keuangan menjadi serius.

Standar ISA 520 menyebutkan bahwa auditor wajib menggunakan prosedur analitis, termasuk membandingkan data keuangan dengan rata-rata industri dan tren historis, sebagai bagian dari penilaian kewajaran laporan keuangan (IAASB, 2018, p. 574–575).

Kutipan :

Menurut ISA 520, auditor wajib menggunakan prosedur analitis untuk menilai kewajaran laporan keuangan dengan membandingkan informasi dengan data historis dan rata-rata industri (paragraf 3; “Objectives”)

Kieso et al. menekankan pentingnya analisis rasio dalam menilai kesehatan keuangan dan kestabilan laporan (lihat edisi Intermediate Accounting ke-17, diskusi konsep rasio—sekitar halaman 224)

Brigham dan Ehrhardt (edisi terbaru) menjelaskan bahwa “profit margin on sales” mencerminkan efisiensi operasional, dihitung sebagai laba bersih dibagi penjualan, dengan tolok ukur industri sebagai pembanding (lihat bagian “Profit Margin on Sales”) 


Penerapan pada Industri dan Perdagangan

Baik pada sektor industri (misalnya manufaktur, pengolahan makanan, tekstil) maupun perdagangan (ritel, distribusi, e-commerce), Metode Range dapat digunakan untuk:

  • Industri: Mengevaluasi efisiensi produksi, struktur modal, dan margin keuntungan dari penjualan produk (Brigham & Ehrhardt, 2019, p. 146).

  • Perdagangan: Memeriksa perputaran persediaan, efisiensi penggunaan modal kerja, dan tingkat keuntungan dari penjualan barang dagang (Brigham & Ehrhardt, 2019, p. 332).


ISA 520 – Analytical Procedures

  1. Membandingkan informasi keuangan dengan periode sebelumnya, anggaran, atau industry averages
  2. Mengembangkan ekspektasi atas rasio atau angka keuangan, kemudian menetapkan threshold (batas toleransi) untuk perbedaan yang dianggap wajar.
  3. Jika hasil aktual di luar range ekspektasi, auditor harus menyelidiki lebih lanjut


1. Rasio Likuiditas

RasioRumusHasilRange IdealPenilaian
Current RatioAset Lancar / Kewajiban Lancar1,81,5 – 2,5✅ Cukup sehat
Quick Ratio(Aset Lancar – Persediaan) / Kewajiban Lancar1,21,0 – 2,0✅ Sehat

2. Rasio Solvabilitas

RasioRumusHasilRange IdealPenilaian
DER (Debt to Equity)Total Utang / Ekuitas1,50,5 – 2,0✅ Wajar
DAR (Debt to Asset)Total Utang / Total Aset55%< 60%✅ Aman

3. Rasio Profitabilitas

RasioRumusHasilRange IdealPenilaian
Gross Profit MarginLaba Kotor / Penjualan35%30% – 60%✅ Baik
Net Profit MarginLaba Bersih / Penjualan8%5% – 15%✅ Normal
ROALaba Bersih / Total Aset6%> 5%✅ Efisien
ROELaba Bersih / Ekuitas12%10% – 20%✅ Efektif

4. Rasio Aktivitas

RasioRumusHasilRange IdealPenilaian
Inventory TurnoverHPP / Rata-rata Persediaan6x4 – 8x✅ Baik
Total Asset TurnoverPenjualan / Total Aset1,20,5 – 2,0✅ Efisien

Thursday, July 31, 2025

Kerugian negara

Kerugian negara adalah berkurangnya kekayaan negara, baik berupa uang, surat berharga, maupun barang, yang jumlahnya pasti dan nyata, akibat perbuatan melawan hukum, baik disengaja maupun karena kelalaian.

keys :

berkurangnya atau kehilangan uang negara.

Wednesday, July 30, 2025

Teori Bobot

Teori Bobot jika dipraktekkan pada apapun akan selalu pada posisi lintasan yang sama dengan penyebut yang sama.

Jika % dibandingkan harus pada penyebut yang sama dengan lintasan yang sama/MIRIP-MIRIP SAMA .

Sasmitanya : Tunjukkan Saja : Selesai

Tanngap Ing Sasmita :

 Tunjukkan Saja : Selesai.

Wednesday, July 02, 2025

Mission Is DONE, Asset Will Be Back

Mission Is DONE, Asset Will Be Back.