Yang Pertama : Antara A dan B
A adalah Pembilang
B adalah Penyebut
A dibagi dengan B hasilnya adalah E
Yang kedua adalah C dan D
C adalah pembilang
D adalah penyebut
C dibagi dengan D hasilnya adalah F
Kemudian antara C dan E dibandingkan, padahal B dan D adalah penyebut dengan nilai yang berbeda. (bukan bobot tertentu, misalnya dengan membuat suatu bobot, bahwa G adalah rata-rata dari E dan F, sehingga antara nilai A dibagi dengan G adalah I dan nilai C dibagi dengan G adalah J
Antara I dan J dapat dibandingkan.
Eko Susilo, S.T, M.A.P. Berusaha untuk tahu tentang ilmu adalah baik. Anggota IAI, (Anggota IRMAPA/GRC (Indonesia Risk Management Professional Association-Governance, Risk, Compliance), Anggota IAMI (Institut Akuntan Manajemen Indonesia, Anggota ISI (Ikatan Surveyor Indonesia) : tulisannya : apa aja dalam Catatanku ini Seluruh data, angka, ilustrasi, tabel, contoh kasus, skema, dan simulasi yang digunakan dalam tulisan ini bersifat dummy dan disusun semata-mata untuk tujuan edukasi,
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Understated -Overstated : "harta tak bertuan" atau "harta terbengkalai"
Gagasan Dulu : Disumbangkan ke negara, sekarang di -diminta and tidak diminta , APBN = sebagai "harta tak bertuan" atau "har...
-
Emm.....aku nyoba searching "ngawi" di geonames. ...dengan Zoom Bar kurang lebih 14 hasilnya lumayan jelas dibanding dengan aplika...
-
Frasa dalam Pajak Penghasilan Pasal 23 ayat (1) UUU PPh dan perubahannya : Konsep Oleh : Eko Susilo, S.T.,M.A.P 22 tahun lebih bekerja. CALL...
-
Entity on invoice = entity on bank account = entity in financial statements. Itu Modalnya berapa ya?, Perputaran Uang dan Saldonya ?. kalau ...
No comments:
Post a Comment