Yang Pertama : Antara A dan B
A adalah Pembilang
B adalah Penyebut
A dibagi dengan B hasilnya adalah E
Yang kedua adalah C dan D
C adalah pembilang
D adalah penyebut
C dibagi dengan D hasilnya adalah F
Kemudian antara C dan E dibandingkan, padahal B dan D adalah penyebut dengan nilai yang berbeda. (bukan bobot tertentu, misalnya dengan membuat suatu bobot, bahwa G adalah rata-rata dari E dan F, sehingga antara nilai A dibagi dengan G adalah I dan nilai C dibagi dengan G adalah J
Antara I dan J dapat dibandingkan.
Eko Susilo, S.T, C.FAP, C.RM, C.FLS.. (akademik dan non akademik- 081535327473) Tidak merasa lebih tahu, tapi berusaha untuk tahu tentang ilmu adalah baik. Anggota IAI, (Anggota IRMAPA/GRC (Indonesia Risk Management Professional Association-Governance, Risk, & Compliance), Anggota IAMI (Institut Akuntan Manajemen Indonesia, Anggota ISI (Ikatan Surveyor Indonesia) : tulisannya : apa aja dalam Catatanku ini
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Generasi ke 5
Dari kiri ke kanan saat ini : 2012 hingga 2025 1. AR-->PK-->PK--->AR...Eko Susilo 2. AR--->PK--'>AR--->PK...Ni Koman...

-
Daftar Pajak Masukan Dan PPn BM Yang Memperoleh Pembayaran Pendahuluan Dari BAPEKSTA Keuangan, ini the best.....dan perubahannya. ini menj...
-
Penyusunan ulang konsep regulasi yang fokus pada pengelolaan pajak melalui KPP Pratama dan KPP Madya, disertai dasar hukum mengenai perimban...
-
Tax Compliance Model (TCM) untuk Deteksi Penghindaran Pajak ✅ Apa itu Model Kepatuhan Pajak (TCM)? Tax Compliance Model (TCM) adalah mo...
No comments:
Post a Comment