Yang menjadi pertanyaan adalah perbedaan antara lokasi dengan bujur yang sama namun berbeda dalam penentuan lokasinya yaitu: GMT+7 berbeda dengan penentuan lokasi GMT+8 (penentuan kajian empiris berdasarkan lokasi letak antara bujur).
Kalau berdasarkan lintang, kenapa lokasi bisa sama?.
Kalau yang namanya daerah tropis, pasti dapat di pastikan sama antara wilayah di Indonesia dengan wilayah di Negara lain...
:)
Eko Susilo, S.T, M.A.P. Berusaha untuk tahu tentang ilmu adalah baik. Anggota IAI, (Anggota IRMAPA/GRC (Indonesia Risk Management Professional Association-Governance, Risk, Compliance), Anggota IAMI (Institut Akuntan Manajemen Indonesia, Anggota ISI (Ikatan Surveyor Indonesia) : tulisannya : apa aja dalam Catatanku ini Seluruh data kasus, skema, dan simulasi yang digunakan mrpkn dummy cfm data publik dan bersifat dummy Damodar N.Gujarati dan disusun untuk tujuan penelitian.
Monday, June 04, 2012
Friday, May 11, 2012
Friday, April 27, 2012
Katakan....!!!
(catatan-20 mei 2009)
Ya...bangkit itu adalah bangun
bangun dari keterpurukan
ya...bangkit itu adalah semangat
ya...bangkit itu adalah semangat
semangat untuk mengisi pembangunan
ya...bangkit itu adalah harapan
ya...bangkit itu adalah harapan
harapan untuk masa depan
ya...bangkit itu adalah kekuatan
ya...bangkit itu adalah kekuatan
kekuatan untuk membangun
ya...bangkit itu adalah hidup
ya...bangkit itu adalah hidup
hidup untuk kehidupan
oleh eko susilo
puisi tercipta 08/10/2008
ditulis ulang: 27-4-2012
Tuesday, April 24, 2012
Antara Pembilang dan Penyebut
Yang Pertama : Antara A dan B
A adalah Pembilang
B adalah Penyebut
A dibagi dengan B hasilnya adalah E
Yang kedua adalah C dan D
C adalah pembilang
D adalah penyebut
C dibagi dengan D hasilnya adalah F
Kemudian antara C dan E dibandingkan, padahal B dan D adalah penyebut dengan nilai yang berbeda. (bukan bobot tertentu, misalnya dengan membuat suatu bobot, bahwa G adalah rata-rata dari E dan F, sehingga antara nilai A dibagi dengan G adalah I dan nilai C dibagi dengan G adalah J
Antara I dan J dapat dibandingkan.
A adalah Pembilang
B adalah Penyebut
A dibagi dengan B hasilnya adalah E
Yang kedua adalah C dan D
C adalah pembilang
D adalah penyebut
C dibagi dengan D hasilnya adalah F
Kemudian antara C dan E dibandingkan, padahal B dan D adalah penyebut dengan nilai yang berbeda. (bukan bobot tertentu, misalnya dengan membuat suatu bobot, bahwa G adalah rata-rata dari E dan F, sehingga antara nilai A dibagi dengan G adalah I dan nilai C dibagi dengan G adalah J
Antara I dan J dapat dibandingkan.
Friday, February 17, 2012
Lebih Condong Ke Benchmarking
Kalau soal benchmarking...kriteria yang saya lakukan adalah tetap berpegang pada bentuk suatu dimensi yaitu "segitiga sama sisi".
Segitiga sama sisi memiliki "panjang sisi yang sama panjang dan sudut yang sama besar".
Secara bentuk merupakan bentuk yang kuat meski dalam ilmu arsitektur atau ilmu teknik sipil, bentuk dimensi bangunan dengan bentuk tersebut aneh atau bahkan tidak ada.
Namun dalam formula jarak atau formula data...1 pembanding tidak dapat dijadikan acuan.
Yang dapat dijadikan acuan adalah dengan data yang lain, yaitu dengan "jarak antara". kalau angka 2 jarak antaranya adalah 1 dan 3 sehingga angka 2 ada di tengah-tengah...(formulasi sederhana sekali).
Tapi implementasinya "woo....jangan ditanya" ampuh.....lho.
Segitiga sama sisi memiliki "panjang sisi yang sama panjang dan sudut yang sama besar".
Secara bentuk merupakan bentuk yang kuat meski dalam ilmu arsitektur atau ilmu teknik sipil, bentuk dimensi bangunan dengan bentuk tersebut aneh atau bahkan tidak ada.
Namun dalam formula jarak atau formula data...1 pembanding tidak dapat dijadikan acuan.
Yang dapat dijadikan acuan adalah dengan data yang lain, yaitu dengan "jarak antara". kalau angka 2 jarak antaranya adalah 1 dan 3 sehingga angka 2 ada di tengah-tengah...(formulasi sederhana sekali).
Tapi implementasinya "woo....jangan ditanya" ampuh.....lho.
Subscribe to:
Posts (Atom)
Untuk kinerja individu : lintasannya harus berimbang
Untuk kinerja individu : lintasannya harus berimbang. Jangan berat sebelah. Kalau tidak adil dan pilih-pilih...ya sudahlah itu jelas ketidak...
-
Emm.....aku nyoba searching "ngawi" di geonames. ...dengan Zoom Bar kurang lebih 14 hasilnya lumayan jelas dibanding dengan aplika...
-
Model hibrid dinamis angsuran PPh Pasal 25 adalah pendekatan gabungan antara indikator administratif (omzet) dan indikator substantif fiskal...
-
Frasa dalam Pajak Penghasilan Pasal 23 ayat (1) UUU PPh dan perubahannya : Konsep Oleh : Eko Susilo, S.T.,M.A.P 22 tahun lebih bekerja. CALL...