Sunday, March 15, 2026

Maklon agriculture ..dsb..: ......imbalan jasa yang wajar sesuai harga pasar atau harga pasar wajar.:

Maklon agriculture pada dasarnya adalah model kerja sama produksi di sektor pertanian, di mana satu pihak memiliki produk/brand atau kebutuhan hasil pertanian, sementara pihak lain hanya melakukan proses budidaya atau pengolahan berdasarkan pesanan tersebut. Jadinya di faktur seharusnya di tulis : penyerahan barang atas jasa " pelihara ayam" dan bukan DOC, pakan atau obat terpisah. Tapi "1 paket". Dalam model ini, substansi transaksi adalah jasa pemeliharaan, bukan penjualan DOC, pakan, atau obat secara terpisah. Oleh karena itu, secara substansi ekonomi penyerahan yang terjadi adalah jasa pemeliharaan ayam dalam satu paket, bukan penjualan input produksi.


Dalam Undang-Undang Pajak Penghasilan
Pasal 10 ayat (5) – usulan

Dalam hal kegiatan usaha tertentu dilakukan berdasarkan perjanjian kemitraan atau maklon dengan sarana produksi yang sebagian atau seluruhnya disediakan oleh pihak pemberi kerja, maka penghasilan pihak yang melakukan kegiatan usaha tertentu tersebut ditentukan berdasarkan imbalan jasa yang wajar sesuai harga pasar atau harga pasar wajar.

Konteks lain : 
Dalam konteks yang berlaku untuk sawah : 
1. Muzara’ah
2. Mukhabarah
3. Jika Benih dari Pemodal (Pihak Ketiga)
Musaqat / Muzara’ah dengan modal pihak ketiga
Syirkah Muzara’ah (kerja sama pertanian multi pihak)
PihakKontribusi
Pemilik lahanLahan
PetaniTenaga
PemodalBenih / modal produksi
HasilDibagi sesuai porsi

Contoh pembagian
Dalam praktik lokal Jawa
Pemilik lahan menyediakan: lahan dan benih
Penggarap menyediakan: tenaga
Hasil: dibagi sesuai kesepakatan
Pemilik lahan menyediakan: lahan
Penggarap menyediakan: benih dan tenaga
Hasil: dibagi sesuai kesepakatan

Dalam fikih klasik, kondisi ini biasanya masuk dalam kombinasi akad, yaitu:
Muzara’ah + Qiradh/Mudharabah modal benih
Tetapi dalam praktik fiqh pertanian sering disebut:
Namun secara istilah yang paling mendekati adalah:
Strukturnya bisa menjadi:
Misalnya:
Pemilik lahan : 30%
Penggarap : 40%
Pemodal benih : 30%

Sering disebut secara sederhana:
Maro modal
Paroan dengan modal
Telu pihak

Tidak selalu memiliki istilah fikih tunggal karena sudah menjadi customary contract (urf).

Sistem JawaTeori ekonomi
Upah tani : wage contract
Maro : profit sharing
Tebasan: forward sale

Stiglitz, J. E. (1974).
Incentives and Risk Sharing in Sharecropping.
Review of Economic Studies, 41(2), 219–255.

Thursday, March 12, 2026

Pemasukan, Pendapatan dan Peredaran Usaha

Pemasukan :  Arus kas.  Semua uang masuk
Peredaran usaha :  Aktivitas usaha.  Total transaksi penjualan
Pendapatan :  Hak ekonomis
Penghasilan yang menjadi hak

Laporan Laba Rugi menggunakan apa?.
Pendapatan-...Jasa
Peredaran Usaha....Dagang, Industri dll.

Pendapatan  : hasil penjualan barang/jasa
Beban pokok penjualan :  biaya langsung menghasilkan barang
Laba Bruto  :  pendapatan – HPP
Beban usaha :  biaya operasional
Laba usaha :  laba dari kegiatan utama
Pendapatan/beban lain :  di luar usaha utama
Laba sebelum pajak :  sebelum pajak penghasilan
Pajak :  beban pajak
Laba bersih/ Netto :  hasil akhir

Kenapa kalau di search nama Eko Susilo tidak banyak muncul?.

Kenapa kalau di search nama Eko Susilo tidak banyak muncul?.

Itu karena saya setting demikian. Karena di Eropa ada aplikasi Blue yang bisa mengunvi logical boolean bagi saya....😃💧😅😆😃😧

mere konstruksi omzet dan penghasilan usaha

Jika margin diketahui, omzet bisa langsung diperkirakan:
Pembelian setahun = 1 M
Margin = 10%
Omzet: 1 M × 110% = 1,1 M
Metode ini cukup akurat jika stok awal dan akhir relatif kecil.  Lalu gunakan NPPN untuk menggunakan benchmark laba netonya. 
Untuk analisis perpajakan, modal usaha, pembelian barang dagangan, dan margin dapat digunakan untuk mere konstruksi omzet dan penghasilan usaha.
Metode ini sering dipakai ketika:
1. wajib pajak memiliki usaha dagang
2. Terdapat perputaran modal
3. tetapi pencatatan omzet tidak lengkap.
Metode ini dapat disebut Metode Perputaran Modal dan Margin Dagang.
1. Prinsip Dasar Analisis
Dalam usaha dagang, hubungan ekonominya sederhana:
Penjualan = Pembelian Barang Dagang + Margin
atau 
Penjualan = Pembelian x  (1 + Margin)
Kemudian:
Laba = Penjualan - Pembelian
 
2. Analisis dari Modal Usaha
Jika diketahui modal kerja untuk membeli barang dagang, maka omzet dapat direkonstruksi berdasarkan berapa kali modal berputar dalam setahun.
Rumus:
Omzet = Modal x  Perputaran
Modal usaha = Rp200 juta
Perputaran barang = 12 kali setahun
Omzet:
200 juta × 12 = Rp2,4 miliar
 
3. Analisis dari Pembelian Barang Dagangan
Jika diketahui pembelian barang selama setahun, maka omzet dapat dihitung dengan margin.
Rumus:
Penjualan = Pembelian + Margin
atau
Penjualan = Pembelian x  (1 + Margin)
 
Contoh:
Pembelian barang = Rp1 miliar
Margin dagang = 10%
 
Penjualan:
1 M × 110% = Rp1,1 miliar
 
Laba kotor: 100 juta
 
4. Analisis dari Persediaan
Jika tersedia data:
a. persediaan awal
b. pembelian
c. persediaan akhir
 
maka Harga Pokok Penjualan (HPP) dapat dihitung.
Rumus: HPP = Persediaan Awal + Pembelian - Persediaan Akhir
Penjualan = HPP x (1 + Margin)
 
5. Menguji Kewajaran dengan Perputaran Barang
Perputaran persediaan juga memberi gambaran omzet.
Rumus:
Perputaran = HPP ÷ Persediaan Rata-rata
Jika perputaran tinggi → omzet biasanya besar.
 
6. Analisis Terintegrasi
Misalnya diketahui:  Modal dagang = Rp300 juta, Perputaran = 10 kali setahun, Margin = 10%
Omzet = 300 juta × 10 = 3 miliar
Laba kotor = 10% × 3 miliar = 300 juta
Estimasi penghasilan bersih
Jika biaya operasional 40% dari laba kotor:
300 juta × 60% = 180 juta
Penghasilan bersih usaha ≈ 180 juta
 
7. Kapan Metode Ini Tepat Digunakan
Metode ini tepat ketika:
1. Usaha Dagang : toko, perdagangan online, makelar barang, distributor
 
2. Data yang tersedia : pembelian barang, stok barang, modal usaha
 
3. Omzet tidak dilaporkan atau diragukan : Metode ini membantu mere konstruksi omzet secara ekonomi.
 
8. Integrasi dengan Metode Sebelumnya 
  1. Analisis usaha dagang ini bisa digabungkan dengan metode lain.
  2. Analisis Tujuan
  3. Modal dan margin rekonstruksi omzet usaha
  4. Cash flow uji konsumsi
  5. Net worth uji kenaikan kekayaan
  6. Savings uji tabungan
Jika hasil semua metode konsisten → estimasi penghasilan semakin kuat.
Analisis pajak orang pribadi yang memiliki usaha dagang, kombinasi paling kuat biasanya:
 
1. Metode Perputaran Modal
2. Margin Dagang
3. Net Worth
4. Cash Flow
 
Karena usaha dagang hampir selalu meninggalkan jejak pembelian.

Ketika dipindah tidak di test, kenapa saat ingin kembali pada passionnya harus dengan test?. Itu BIG questionnya.

Ketika dipindah tidak di test, kenapa saat ingin kembali pada passionnya harus dengan test?. Itu BIG questionnya.

Tidak tahu apa alasannya, lebih tepatnya itu.

Dari Aplikasi Agregatlah Muncul Istilah SP2DK

Dari Aplikasi Agregatlah Muncul Istilah SP2DK, yang pada waktu itu kedudukannya setara dengan Surat Himbauan.

Ada juga istilah permintaan penjelasan atau himbauan penjelasan.

Wednesday, March 11, 2026

Beberapa Pendekatan untuk menghitung penghasilan neto---OUTSIDE

Beberapa Pendekatan untuk menghitung penghasilan neto---OUTSIDE
1. Analisis Alokasi Pendapatan dan Harta cross Metode Net Worth (Kenaikan Harta)
2. Rekonstruksi Penghasilan Berdasarkan Tabungan---Komposisi Warren
3. Estimasi Alokasi Penghasilan : 40:30:20:10
4. Pendekatan Hadiah Lomba (Windfall Income Approach)
5.Metode Cash Flow (Pengeluaran Rumah Tangga)
Berikut Model 5 Lapisan Analisis Penghasilan Orang Pribadi untuk Penggalian Potensi Pajak, sekaligus kapan metode tersebut tepat digunakan dalam konteks perpajakan (pengawasan, analisis risiko, atau rekonstruksi penghasilan). Kerangka ini cocok dipakai ketika:
SPT tidak dilaporkan
SPT dilaporkan tetapi tidak wajar
terjadi lonjakan harta
profil konsumsi tidak sebanding dengan penghasilan
MODEL 5 LAPISAN ANALISIS PENGHASILAN ORANG PRIBADI UNTUK PERPAJAKAN

1. Metode Net Worth (Kenaikan Harta)
Kapan digunakan
Metode ini digunakan ketika terdapat perubahan atau lonjakan harta yang signifikan.
Indikasi yang memicu analisis
Pembelian rumah
Pembelian kendaraan
kenaikan saldo investasi
kenaikan tabungan besar
laporan kekayaan meningkat drastis
Rumus dasar
Penghasilan =
(Kenaikan Harta Bersih) + Konsumsi – Sumber Non Pajak
Contoh 
Seseorang:
harta awal: 2 M
harta akhir: 4 M
kenaikan harta = 2 M
konsumsi rumah tangga = 400 juta
maka estimasi penghasilan:
2 M + 400 jt = 2,4 M
Kapan paling tepat
✔ ada data aset lengkap
✔ terjadi lonjakan kekayaan
Kelebihan
paling kuat secara forensik
sering digunakan di pemeriksaan pajak

2. Metode Cash Flow (Pengeluaran Rumah Tangga)
Kapan digunakan
Digunakan ketika data pengeluaran tersedia, tetapi data penghasilan tidak jelas.
Indikasi
gaya hidup tinggi
pengeluaran besar
pembayaran kartu kredit besar
biaya sekolah mahal
cicilan properti
Rumus
Penghasilan =
Total Pengeluaran + Tabungan + Investasi
Contoh
Komponen Nilai
Konsumsi 300 juta
Cicilan 120 juta
Tabungan 80 juta
Penghasilan:
300 + 120 + 80 = 500 juta
Kapan paling tepat
✔ gaya hidup tinggi
✔ konsumsi terlihat jelas
Kelebihan
mudah digunakan
realistis menggambarkan kemampuan ekonomi
3. Rekonstruksi Berdasarkan Tabungan
(Savings Method – Komposisi Warren)
Kapan digunakan
Digunakan ketika tabungan atau investasi diketahui, tetapi penghasilan tidak diketahui.
Prinsip
Tabungan rata-rata rumah tangga ≈ 20% penghasilan
Rumus
Penghasilan = Tabungan ÷ 20%
Contoh
Tabungan = 200 juta
Penghasilan:
200 ÷ 20% = 1 miliar
Kapan paling tepat
✔ saldo tabungan meningkat
✔ investasi meningkat
Kelebihan
cepat
cocok untuk profiling awal

4. Estimasi Alokasi Penghasilan
(Rasio 40 : 30 : 20 : 10)
Komposisi
Komponen Rasio
Kebutuhan utama 40%
Lifestyle 30%
Tabungan 20%
Sosial / proteksi 10%
Kapan digunakan
Digunakan ketika data pengeluaran parsial diketahui.
Misalnya diketahui:
biaya hidup
gaya hidup
sekolah anak
Contoh
Kebutuhan utama = 320 juta
Penghasilan:
320 ÷ 40% = 800 juta
Kapan paling tepat
✔ data pengeluaran sebagian tersedia
✔ untuk uji kewajaran SPT
5. Pendekatan Windfall Income
(Hadiah / Penghasilan Tidak Teratur)
Kapan digunakan
Digunakan ketika ada lonjakan harta yang tidak konsisten dengan penghasilan rutin.
Contoh sumber
hadiah lomba
bonus besar
undian
hibah
Indikasi
saldo bank naik drastis
pembelian aset tiba-tiba
tidak ada perubahan pekerjaan
Fungsi dalam analisis pajak
Metode ini bukan untuk menghitung penghasilan, tetapi untuk menjelaskan sumber kenaikan harta.
Risiko pajak
Jika tidak dapat dijelaskan, maka bisa dianggap:
penghasilan yang belum dilaporkan

URUTAN METODE YANG PALING KUAT DALAM ANALISIS PAJAK
Tahap Metode Fungsi
1 Net Worth rekonstruksi utama
2 Cash Flow konfirmasi kemampuan ekonomi
3 Savings validasi tabungan
4 Rasio Warren uji kewajaran gaya hidup
5 Windfall menjelaskan lonjakan aset.

STRATEGI PRAKTIS ANALISIS PERPAJAKAN
Jika SPT tidak dilaporkan
Gunakan:
1️⃣ Net Worth
2️⃣ Cash Flow

Jika SPT dilaporkan tetapi rendah
Gunakan:
1️⃣ Cash Flow
2️⃣ Rasio Warren

Jika ada kenaikan aset besar
Gunakan:
1️⃣ Net Worth
2️⃣ Windfall

Jika data terbatas
Gunakan:
1️⃣ Savings Method
2️⃣ Rasio Warren

MODEL ANALISIS TERPADU
Urutan analisis yang ideal:
1. Profil Harta
2  Net Worth
3. Cash Flow
4. Tabungan
5. Lifestyle Ratio
6. Windfall Adjustment

Jika seluruh metode menunjukkan hasil yang relatif sama, maka estimasi penghasilan dianggap konsisten secara ekonomi.
metode yang paling sering menghasilkan temuan adalah:

Net Worth + Cash Flow
karena:
> gaya hidup hampir selalu meninggalkan jejak ekonomi.

MODEL ANALISIS YANG LEBIH KUAT LAGI yang sering dipakai dalam tax intelligence, yaitu:
“Piramida Analisis Kekayaan Wajib Pajak (Taxpayer Wealth Pyramid)”

Istilah yang Asli Indonesia ADA dalam setiap tambahan kemampuan ekonomis yang diterima.........dst....

Yang dimaksud dengan  penghasilan  adalah setiap tambahan kemampuan ekonomis yang diterima atau diperoleh Wajib Pajak baik yang berasal baik...