Dalam filsafat klasik
🔹 Plato : Dunia inderawi penuh ketidaksempurnaan, Justru karena ketidaksempurnaan itulah manusia mencari Ide yang sempurna
➡️ Kesempurnaan lahir dari kesadaran akan kekurangan
🔹 Aristoteles : Sesuatu belum sempurna karena masih potensial. Proses menjadi (dari kurang ke aktual) adalah kodrat alam
➡️ Ketidaksempurnaan bukan kesalahan, tapi tahap.
Dalam filsafat Islam & teologi :
🔹 Ibnu Sina : Makhluk niscaya tidak sempurna, Kesempurnaan mutlak hanya milik Tuhan
➡️ Kesempurnaan manusia: bukan titik awal, tapi arah (ghayah)
🔹 Al-Ghazali
Kesalahan adalah sarana penyadaran
Tanpa kesalahan, tidak ada taubat, hikmah, atau kebijaksanaan
kesalahan bukan lawan kesempurnaan, tetapi jalan menuju pemurnaan
Dalam filsafat modern
🔹 Kant : Kesempurnaan adalah ide regulatif, Ia muncul karena realitas selalu kurang
➡️ Kalau realitas sudah sempurna, ide itu tidak diperlukan.
🔹 Hegel : Kebenaran lahir melalui: tesis → antitesis → sintesis
Kesalahan dan kontradiksi adalah motor kemajuan
Tanpa “yang salah”, tidak ada perkembangan.
Dalam filsafat kontemporer
🔹 Nietzsche : Kesempurnaan adalah ilusi
Yang nyata adalah: kegagalan, konflik, proses menjadi
➡️ Manusia kuat justru karena mampu mengolah kegagalan.
🔹 Plato : Dunia inderawi penuh ketidaksempurnaan, Justru karena ketidaksempurnaan itulah manusia mencari Ide yang sempurna
➡️ Kesempurnaan lahir dari kesadaran akan kekurangan
🔹 Aristoteles : Sesuatu belum sempurna karena masih potensial. Proses menjadi (dari kurang ke aktual) adalah kodrat alam
➡️ Ketidaksempurnaan bukan kesalahan, tapi tahap.
Dalam filsafat Islam & teologi :
🔹 Ibnu Sina : Makhluk niscaya tidak sempurna, Kesempurnaan mutlak hanya milik Tuhan
➡️ Kesempurnaan manusia: bukan titik awal, tapi arah (ghayah)
🔹 Al-Ghazali
Kesalahan adalah sarana penyadaran
Tanpa kesalahan, tidak ada taubat, hikmah, atau kebijaksanaan
kesalahan bukan lawan kesempurnaan, tetapi jalan menuju pemurnaan
Dalam filsafat modern
🔹 Kant : Kesempurnaan adalah ide regulatif, Ia muncul karena realitas selalu kurang
➡️ Kalau realitas sudah sempurna, ide itu tidak diperlukan.
🔹 Hegel : Kebenaran lahir melalui: tesis → antitesis → sintesis
Kesalahan dan kontradiksi adalah motor kemajuan
Tanpa “yang salah”, tidak ada perkembangan.
Dalam filsafat kontemporer
🔹 Nietzsche : Kesempurnaan adalah ilusi
Yang nyata adalah: kegagalan, konflik, proses menjadi
➡️ Manusia kuat justru karena mampu mengolah kegagalan.
No comments:
Post a Comment