Tuesday, January 20, 2026

“Nulla culpa est ubi electio non est.” : Qui culpam transfert, culpam fatetur. Siapa yang mengalihkan kesalahan, sesungguhnya sedang mengakui kesalahannya.

 “Nulla culpa est ubi electio non est” : Tidak ada kesalahan ketika tidak ada pilihan.
Impossibilium nulla obligatio est  : Tidak ada kewajiban atas sesuatu yang mustahil.
Nemo tenetur ad impossibile : Seseorang tidak dapat dibebani tanggung jawab atas hal yang tidak mungkin dilakukan.
Na vikalpe doṣaḥ na bhavati : Tidak ada kesalahan ketika tidak tersedia pilihan.
Yatra vikalpaḥ nāsti, tatra aparādho nāsti : Di mana tidak ada pilihan, di sana tidak ada kesalahan.
Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kemampuannya.
“Tidak ada kesalahan ketika tidak ada pilihan —
di mana tidak tersedia pilihan, di sana tidak ada pelanggaran —
dan Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kemampuannya.”

Culpa in eligendo, Culpa in imperando

Responsabilitas transit ad imperantem : Tanggung jawab berpindah kepada pemberi perintah.
यत्र विकल्पः नास्ति, तत्र दोषः नेतृत्वस्य।
Di mana tidak ada pilihan, di sanalah kesalahan kepemimpinan.

यत्र विकल्पो न दत्तः, तत्र कर्ता दोषी न भवति, निर्णयकर्ता दोषी भवति।
Transliterasi:
Yatra vikalpo na dattaḥ, tatra kartā doṣī na bhavati, nirṇayakartā doṣī bhavati.

Artinya:
Di mana pilihan tidak diberikan, pelaksana tidak bersalah; yang bersalah adalah pengambil keputusan.
“Where no choice is given, fault cannot be attributed to the executor, but rests with the decision-maker.”
Versi kebijakan publik:
“When discretion is denied, responsibility shifts from the implementer to the decision-maker.”
Versi singkat dan kuat:
“No choice, no fault for the executor — responsibility lies with the decision-maker.” 

No comments:

Istilah yang Asli Indonesia ADA dalam setiap tambahan kemampuan ekonomis yang diterima.........dst....

Yang dimaksud dengan  penghasilan  adalah setiap tambahan kemampuan ekonomis yang diterima atau diperoleh Wajib Pajak baik yang berasal baik...