Suatu Pelajaran dan Hikmah dipetik : tidak ada yang abadi dan perjalanan itu ada arahnya.
Dalam perspektif Islam, ketenangan setelah mengalami penolakan bisa dipahami sebagai pertolongan dan ketetapan Allah, terutama ketika hati mulai mampu menerima sesuatu yang tidak bisa kita kendalikan.
Ada prinsip yang sangat relevan:
“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia baik bagimu...”
QS. Al-Baqarah 2:216
.QS. Al-Hadid 57:22–23 — agar tidak larut dalam kehilangan
Allah berfirman bahwa tidak ada musibah yang terjadi kecuali telah ditetapkan, dan kemudian:
“Agar kamu tidak bersedih hati terhadap apa yang luput dari kamu dan tidak terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu.”
Nabi bersabda:
“Sungguh menakjubkan perkara orang mukmin. Semua urusannya baik baginya...”
No comments:
Post a Comment